ANDA MEMASUKI WEBLOG PRIBADI RIZKHY WAHYUDI

ALL ARTICELS: Jaringan Komputer Menggunakan Protokol TCP/IP
ALL ARTICELS
Sunday, March 18, 2007
Jaringan Komputer Menggunakan Protokol TCP/IP

Prinsip kerja InterNet Protokol (IP).

Fungsi dari InterNet Protokol secara sederhana dapat diterangkan seperti cara kerja kantor pos pada proses pengiriman surat. Surat kita masukan ke kotak pos akan diambil oleh petugas pos dan kemudian akan dikirim melalui route yang random, tanpa si pengirim maupun si penerima surat mengetahui jalur perjalanan surat tersebut. Juga jika kita mengirimkan dua surat yang ditujukan pada alamat yang sama pada hari yang sama, belum tentu akan sampai bersamaan karena mungkin surat yang satu akan mengambil route yang berbeda dengan surat yang lain. Di samping itu, tidak ada jaminan bahwa surat akan sampai ditangan tujuan, kecuali jika kita mengirimkannya menggunakan surat tercatat.

Prinsip di atas digunakan oleh InterNet Protokol, "surat" diatas dikenal dengan sebutan datagram. InterNet protokol (IP) berfungsi menyampaikan datagram dari satu komputer ke komputer lain tanpa tergantung pada media kompunikasi yang digunakan. Data transport layer dipotong menjadi datagram-datagram yang dapat dibawa oleh IP. Tiap datagram dilepas dalam jaringan komputer dan akan mencari sendiri secara otomatis rute yang harus ditempuh ke komputer tujuan. Hal ini dikenal sebagai transmisi connectionless. Dengan kata lain, komputer pengirim datagram sama sekali tidak mengetahui apakah datagram akan sampai atau tidak.

Untuk membantu mencapai komputer tujuan, setiap komputer dalam jaringan TCP/IP harus diberikan IP address. IP address harus unik untuk setiap komputer, tetapi tidak menjadi halangan bila sebuah komputer mempunyai beberapa IP address. IP address terdiri atas 8 byte data yang mempunyai nilai dari 0-255 yang sering ditulis dalam bentuk [xx.xx.xx.xx] (xx mempunyai nilai dari 0-255).

Pada header InterNet Protokol selain IP address dari komputer tujuan dan komputer pengirim datagram juga terdapat beberapa informasi lainnya. Informasi ini mencakup jenis dari protokol transport layer yang ditumpangkan diatas IP. Tampak pada gambar 2 ada dua jenis protokol pada transport layer yaitu TCP dan UDP. Informasi penting lainnya adalah Time-To-Live (TTL) yang menentukan berapa lama IP dapat hidup didalam jaringan. Nilai TTL akan dikurangi satu jika IP melalui sebuah komputer. Hal ini penting artinya terutama karena IP dilepas di jaringan komputer. Jika karena satu dan lain hal IP tidak berhasil menemukan alamat tujuan maka dengan adanya TTL IP akan mati dengan sendirinya pada saat TTL bernilai nol. Disamping itu juga tiap IP yang dikirimkan diberikan identifikasi sehingga bersama-sama dengan IP address komputer pengirim data dan komputer tujuan, tiap IP dalam jaringan adalah unik.

Khususnya untuk pemakai jaringan komputer hal yang terpenting untuk dipahami secara benar-benar adalah konsep IP address. Lembaga yang mengatur IP address adalah Network Information Center (NIC) di Department of Defence di US yang beralamat di hostmaster@nic.ddn.mil. Pengaturan IP address penting, terutama pada saat mengatur routing secara otomatis. Sebagai contoh jaringan komputer di amatir radio mempunyai IP address kelas yang mempunyai address [44.xx.xx.xx]. Khusus untuk amatir radio di Indonesia IP address yang digunakan adalah [44.132.xx.xx]. Sedangkan penulis di Canada mempunyai IP address [44.135.84.22]. Hal ini terlihat dengan jelas bahwa IP address di amatir radio sifatnya geografis. Dari IP address penulis dapat dibaca bahwa mesin penulis berada di network 44 di InterNet yang dikenal sabagai AMPRNet (ampr.org). 135 menandakan bahwa penulis berada di Canada. 84 memberitahukan bahwa penulis berada di kota Waterloo di propinsi Ontario, sedang 22 adalah nomor mesin penulis. Dengan konsep IP address, route perjalanan IP dalam jaringan komputer dapat dilakukan secara otomatis. Sebagai contoh, jika sebuah komputer di InterNet akan mengirimkan IP ke [44.135.84.22], pertama-tama IP yang dilepas di network akan berusaha mencari jalan ke network 44.135.84, setelah mesin yang mengubungkan network 44.135.84 tercapai IP tersebut akan mencoba menghubungi mesin 22 di network tersebut. Kesemuanya ini dilakukan secara otomatis oleh program.

Tentunya sukar bagi manusia untuk mengingat sedemikian banyak IP address. Untuk memudahkan, dikembangkan Domain Name System (DNS). Sebagai contoh mesin penulis di AMPRNet dengan IP address [44.135.84.22], penulis beri nama (hostname) ve3.yc1dav.ampr.org. Terlihat bahwa hostname yang digunakan penulis sangat spesifik dan sangat memudahkan untuk mengetahui bahwa penulis berada di AMPRNet dari kata ampr.org. Mesin tersebut berada di Kanada dan propinsi Ontario dari ve3 sedang yc1dav adalah penulis sendiri. Contoh lain dari DNS adalah sun1.vlsi.waterloo.edu yang merupakan sebuah Sun SPARC workstation (sun1) di kelompok peneliti VLSI di University of Waterloo, Kanada (waterloo.edu) tempat penulis bekerja dan belajar. Perlu dicatat bahwa saat ini NIC belum memberikan domain untuk Indonesia. Mudah-mudahan dengan berkembangnya jaringan komputer TCP/IP di Indonesia ada saatnya dimana kita di Indonesia perlu meminta domain tersendiri untuk Indonesia.

Prinsip kerja Transmission Control Protocol (TCP).

Berbeda dengan InterNet Protokol (IP), TCP mempunyai prinsip kerja seperti "virtual circuit" pada jaringan telepon. TCP lebih mementingkan tata-cara dan keandalan dalam pengiriman data antara dua komputer dalam jaringan. TCP tidak perduli dengan apa-apa yang dikerjakan oleh IP, yang penting adalah hubungan komunikasi antara dua komputer berjalan dengan baik. Dalam hal ini, TCP mengatur bagaimana cara membuka hubungan komunikasi, jenis aplikasi apa yang akan dilakukan dalam komunikasi tersebut (misalnya mengirim e-mail, transfer file dsb.) Di samping itu, juga mendeteksi dan mengoreksi jika ada kesalahan data. TCP mengatur seluruh proses koneksi antara satu komputer dengan komputer yang lain dalam sebuah jaringan komputer.

Berbeda dengan IP yang mengandalkan mekanisme connectionless pada TCP mekanisme hubungan adalah connection oriented. Dalam hal ini, hubungan secara logik akan dibangun oleh TCP antara satu komputer dengan komputer yang lain. Dalam waktu yang ditentukan komputer yang sedang berhubungan harus mengirimkan data atau acknowledge agar hubungan tetap berlangsung. Jika hal ini tidak sanggup dilakukan maka dapat diasumsikan bahwa komputer yang sedang berhubungan dengan kita mengalami gangguan dan hubungan secara logik dapat diputus.

TCP mengatur multiplexing dari data yang dikirim/diterima oleh sebuah komputer. Adanya identifikasi pada TCP header memungkinkan multiplexing dilakukan. Hal ini memungkinkan sebuah komputer melakukan beberapa hubungan TCP secara logik. Bentuk hubungan adalah full duplex, hal ini memungkinkan dua buah komputer saling berbicara dalam waktu bersamaan tanpa harus bergantian menggunakan kanal komunikasi. Untuk mengatasi saturasi (congestion) pada kanal komunikasi, pada header TCP dilengkapi informasi tentang flow control.

Hal yang cukup penting untuk dipahami pada TCP adalah port number. Port number menentukan servis yang dilakukan oleh program aplikasi diatas TCP. Nomor-nomor ini telah ditentukan oleh Network Information Center dalam Request For Comment (RFC) 1010 [10]. Sebagai contoh untuk aplikasi File Transfer Protokol (FTP) diatas transport layer TCP digunakan port number 20 dan masih banyak lagi.

Prinsip kerja dari TCP berdasarkan prinsip client-server. Server adalah program pada komputer yang secara pasif akan mendengarkan (listen) port number yang telah ditentukan pada TCP. Sedang client adalah program yang secara aktif akan membuka hubungan TCP ke komputer server untuk meminta servis yang dibutuhkan.

State diagram kerja TCP diperlihatkan pada gambar 3. Pada state diagram gambar 3, client akan secara aktif membuka hubungan (active open) dengan mengirimkan sinyal SYN (state SYN SENT) ke komputer server tujuan. Jika server menerima sinyal SYN maka server yang saat itu berada pada state LISTEN akan mengirimkan sinyal SYN dan ke dua komputer (client & server) akan ke state ESTAB. Jika tidak ada tanggapan dari komputer yang dituju, maka program akan kembali pada state CLOSE. Setelah servis yang dilakukan telah selesai maka salah client akan mengirimkan sinyal FIN dan komputer client akan berada pada state FIN WAIT sampai sinyal FIN dari server diterima. Pada saat menerima sinyal FIN, server akan ke state CLOSE WAIT hingga hubungan diputus. Akhirnya kedua komputer akan kembali pada state CLOSE.

Beberapa contoh aplikasi jaringan InterNet.

Banyak aplikasi yang mungkin dilakukan menggunakan keluarga protokol TCP/IP. Aplikasi yang umum dilakukan adalah pengiriman berita secara elektronik yang dikenal sebagai elektronik mail (e-mail). Untuk ini dikembangkan sebuah protokol Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) [6]. Protokol ini mengatur tata cara mengirimkan berita dari seorang user di sebuah komputer ke komputer lain menggunakan alamat yang unik. Sebagai contoh, alamat e-mail penulis di AMPRNet adalah:

yc1dav@ve3.yc1dav.ampr.org

yang berarti bahwa penulis yc1dav berada di (at, @) mesin ve3.yc1dav.ampr.org. Tentunya pada saat pengiriman berita, IP akan melakukan konversi dari hostname ve3.yc1dav.ampr.org ke IP address penulis [44.135.84.22] untuk kemudian mengirimkan informasi SMTP yang dimasukan dalam protokol TCP.

Aplikasi lainnya adalah remote login ke komputer yang berjauhan. Hal ini dilakukan dengan menggunakan fasilitas Telnet [7] yang dijalankan diatas transport layer TCP. Untuk melakukan file transfer digunakan File Transfer Protocol (FTP) [8] yang juga dijalankan diatas TCP. Dengan semakin rumitnya jaringan maka manajemen jaringan menjadi penting artinya. Saat ini dikembangkan protokol yang khusus untuk digunakan mengatur jaringan dengan nama Simple Network Management Protocol (SNMP) [9]. Masih banyak lagi aplikasi yang dijalankan di atas TCP, seperti NNTP, RSPF dsb. Masing-masing aplikasi mempunyai nomor port TCP yang unik.

Satu hal yang cukup menarik dengan digunakannya protokol TCP/IP adalah kemungkinan untuk menyambungkan beberapa jaringan komputer yang menggunakan media komunikasi berbeda. Dengan kata lain, komputer yang terhubung pada jaringan yang menggunakan ARCnet, Ethernet, Token Ring, SKDP, amatir paket radio dll. dapat berbicara satu dengan lainnya tanpa saling mengetahui bahwa media komunikasi yang digunakan secara fisik berbeda. Hal ini memungkinkan dengan mudah membentuk Wide Area Network di Indonesia. Saat ini UNINET yang dipelopori oleh rekan-rekan dari PUSILKOM-UI terasa tersendat-sendat terutama karena tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk komunikasi. Di samping itu, protokol yang digunakan dalam jaringan UNINET saat ini adalah UUCP yang pada dasarnya merupakan protokol yang sangat sederhana. Hal ini tidak memungkinkan UNINET untuk melakukan hal-hal yang hanya mungkin dilakukan oleh TCP/IP seperti manajemen network secara otomatis menggunakan SNMP dan hubungan connectionless seperti yang dilakukan menggunakan IP.

Untuk lebih memperjelas, ada baiknya penulis ketengahkan contoh nyata yang penulis lakukan di jaringan amatir packet radio (AMPRNet) di Canada. Secara garis besar topologi jaringan komputer amatir packet radio di Waterloo terlihat pada gambar 4. Saat ini jaringan AMPRNet di Waterloo bekerja pada Frekuensi 145.09MHz pada kecepatan 1200bps. Kami merencanakan untuk meng-up grade jaringan TCP/IP yang ada ke kecepatan 9600bps. Pada gambar dituliskan beberapa mesin milik teman-teman penulis seperti at.ve3euk.ampr.org dan home.ve3rks.ampr.org.

Disini kami mempunyai sebuah gateway at.ve3uow.ampr.org milik University of Waterloo - Amateur Radio Club (UoW ARC), dimana penulis juga anggotanya, gateway ini menghubungkan jaringan AMPRNet dengan jaringan LAN PC Token Ring di University of Waterloo. Melalui gateway yang ada di jaringan Token Ring, IP yang dikirim oleh mesin di AMPRNet dapat berhubungan dengan mesin-mesin Unix yang ada di jaringan EtherNet di UoW maupun dengan mesin-mesin lain di InterNet. Tidak banyak gateway antara AMPRNet dan InterNet yang beroperasi di dunia saat ini. Hal ini dapat dilihat pada artikel penulis terdahulu tentang pengalaman penulis bekerja di jaringan amatir packet radio di luar negeri.

Di AMPRNet Waterloo kami menggunakan sunee.waterloo.edu dan watserv1.waterloo.edu sebagai domain name server (DNS). Dengan kata lain, dengan menggunakan protokol UDP/IP mesin-mesin AMPRNet di Waterloo jika akan berhubungan dengan mesin lain di AMPRNet atau InterNet yang hostnamenya diketahui dapat menanyakan IP address mesin yang dituju tersebut ke DNS. Semua ini dilakukan secara otomatis tanpa perlu operator mesin mengetahui proses terjadi.

Dengan adanya teknologi amatir paket radio di dunia amatir radio. Kemungkinan mengembangkan WAN dengan biaya murah di Indonesia menjadi mungkin. UNINET tidak mungkin menggunakan AMPRNet karena amatir paket radio tidak mengenal UUCP. Kalaupun dipaksakan amatir radio harus mengembangkan perangkat lunak yang dibutuhkan dari awal. Penggunaan TCP/IP akan memudahkan internetwoking dengan berbagai network seperti AMPRNet yang pada akhirnya membuka kemungkinan pengembangan WAN biaya mudah, tetapi dengan fasilitas yang jauh lebih baik daripada UUCP.

Pengenalan Internet bagi Pemula

Jaringan komputer
Berbicara mengenai internet tentu tidak lepas dari yang namanya jaringan komputer. Apa itu jaringan komputer? Jaringan komputer bisa dikatakan sebagai suatu kumpulan komputer yang terhubung satu sama lain melalui perangkat keras dan juga perangkat lunak. Hubungan dalam arti perangkat keras maksudnya adalah komputer-komputer ini terhubung secara fisik misalnya melalui sambungan telepon, fiber optic, ethernet, router, gateway dan juga komputer itu sendiri. Sedangkan perangkat lunak membuat perangkat-perangkat keras tadi bisa berkomunikasi dan bertukar data satu sama lain. Jaringan komputer juga bersifat interoperable yang artinya berbagai macam komputer yang berbeda tadi dan bahkan juga menggunakan sistem operasi yang berbeda dapat saling terhubung dan berkomunikasi satu sama lain selama mereka mengikuti suatu protokol standar yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Bagaimana dengan internet?
Internet bisa dikatakan sebagai suatu jaringan yang menghubungkan banyak jaringan yang lain. Internet sifatnya sangat global dan tidak tersentralisasi. Internet juga identik dengan service yang berjalan di atasnya seperti web, e-mail, ftp dan lain sebagainya.

Apa yang membuat internet bisa berjalan dengan baik? Semua itu diatur dengan yang namanya protokol. Protokol adalah suatu tata cara atau aturan yang disepakati oleh semua pihak untuk melakukan suatu service tertentu, misalnya bagaimana cara meng-configue hardware, menulis aplikasi program dan lain sebagainya. Internet sendiri berbasis pada protokol yang bernama TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Pada lapisan atas dari TCP/IP ini berjalan pula protokol-protokol untuk aplikasi seperti SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) yang mengatur tata cara e-mail, HTTP (Hypertext Transfer Protocol) yang mengatur tata cara berselancar di internet berbasis hypertext atau juga FTP (File Transfer Protocol) yang mengatur tata cara mengirim file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bagaimana jika tidak ada protokol yang mengatur semua itu? Internet maupun service-service yang ada di atas intenet tidak akan bisa berjalan jika tidak ada protocol.

Beberapa tools yang ada di internet
Seperti sudah dikatakan sebelumnya bahwa di internet ada banyak sekali service yang bisa kita nikmati baik untuk kepentingan pencarian informasi, riset, pendidikan dan juga bahkan hiburan. Ada tool-tool yang penulis rasa harus dibahas di sini seperti:

  • Web browser, digunakan untuk membaca informasi yang berbasis hypertext, misalnya membaca berita, bermain game, menulis blog, mengirim e-mail dan lain sebagainya. Ini bisa dikatakan sebagai tool paling populer dan sering kita gunakan sehari-hari. Contoh produknya adalah Internet Explorer, Opera dan juga Firefox.
  • E-mail, digunakan untuk mengirimkan pesan elektronik ke suatu alamat elektronik lainnya. Contoh dari alamat elektronik misalnya seperti indah@plasa.com. E-mail juga merupakan aktifitas yang sering dilakukan oleh pengguna internet saat ini, apalagi dalam lingkungan organisasi atau perusahaan. Contoh produknya e-mail client misalnya Microsoft Outlook, Eudora, The Bat dan lain sebagainya. Sedangkan contoh e-mail server misalnya seperti qmail, postfix, MDaemon, MS Exchange, Lotus Domino dan lain sebagainya.
  • Chat, digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain secara real-time. Contoh aplikasinya seperti Yahoo! Messenger, ICQ, Skype, IRC, MSN Messenger dan lain sebagainya. Di sini Anda bisa ngobrol dengan rekan Anda dengan santai dan bahkan saat ini chatting ini sudah dilengkapi dengan fasilitas voice dan video chat.
  • Threaded discussions, ini digunakan untuk berdiskusi dengan orang lain yang memiliki satu kesamaan tertentu, misalnya suatu komunitas, suatu kelompok tertentu atau suatu golongan tertentu. Diskusi ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan membentuk mailing list di Yahoogroups, membuat web forum dengan aplikasi phpBB dan lain sebagainya.
  • FTP, digunakan untuk melakukan transfer file dari satu lokasi ke lokasi yang lainnya. Misalnya melakukan transfer dari komputer Anda ke komputer server hosting Anda.
  • Netconferencing, digunakan untuk melakukan konferensi dengan grup atau orang lain. Ini sama seperti chat, hanya saja kadang-kadang dilengkapi dengan fasilitas voice chat dan video chat dengan menggunakan webcam. Dengan kecepatan internet yang semakin baik saat ini maka layanan netconference akan semakin enak untuk diikuti.
  • Document management, digunakan untuk mengatur dokument atau konten yang Anda miliki agar mudah dicari. Ini biasanya diimplementasikan dengan menggunakan aplikasi Content Management System yang handal. Misalnya Anda memiliki situs di internet yang mengelola banyak informasi dan dokumen, maka penggunaan CMS tidak bisa ditawar-tawar lagi. Salah satu contoh CMS yang bagus dan open source adalah Mambo (www.mamboserver.com).

Sistem alamat pada internet
Bagaimana setiap komputer yang terhubung ke internet bisa dikenali satu sama lain? Jawabannya adalah dengan menggunakan sistem alamat di internet. Setiap komputer atau device yang terhubung ke jaringan internet harus memiliki yang namanya IP address atau alamat IP. Suatu IP address adalah sebuah nomor yang unik dan bisa dikenali di internet. Setiap komputer yang terhubung secara langsung ke internet harus memilikinya. IP address saat ini terdiri dari kumpulan angka dari 0-255 dalam empat blok atau oktet dan dipisahkan oleh tanda ".". Contoh alamat IP atau IP address adalah 202.152.0.234. Karena manusia tidak bisa mengingat angka-angka ini dengan baik, maka kemudian dikenalkan istilah domain, yaitu suatu kata yang bisa merepresentasikan angka-angka IP tadi dengan sesuatu yang mudah diingat. Misalnya contoh IP 203.123.22.45 sama dengan www.google.com atau 69.63.222.1 sama dengan www.sony-ak.com dan lain sebagainya. Secara umum sistem alamat pada internet di atas bertujuan untuk mengidentifikasi orang, komputer atau suatu resource di internet.

Sebagai contoh sekarang kita ambil suatu alamat e-mail seperti berikut ini, redbox@logica.com. Di sini bisa dikatakan bahwa redbox adalah nama user yang ada pada domain logica.com.

Dampak sosial, politik dan ekonomi dari internet
Saat ini internet bisa dikatakan sebagai suatu tool atau media komunikasi yang digunakan dalam semua bidang kehidupan, baik itu sosial, ekonomi, politik, militer dan lainnya. Jika Anda tidak bisa menggunakan komputer, apalagi tidak menggunakan internet maka Anda tidak akan bisa berpartisipasi dalam dunia komunikasi global, pendidikan, hiburan dan perdangangan. Kalimat tersebut tidak terkesan muluk-muluk karena memang internet bisa membantu tingkat kehidupan seseorang apabila digunakan dengan baik.

Sekilas mengenai kelahiran internet
Internet dimulai sekitar tahun 60-an sebagai suatu proyek dari Department of Defence Amerika Serikat dan diberi nama ARPANET. Mereka membuat suatu spesifikasi jaringan komputer yang tahan banting sehingga jaringan ini harus tetap bisa bekerja bila salah satu bagiannya hancur atau rusak. Tahun 1985 NFS membuat sebuah backbone internet yang membolehkan akses gratis bagi semua grup riset yang ada di Amerika Serikat. Kesuksesan ini kemudian diikuti oleh grup-grup lain seperti Sprint dan MCI yang juga membuat jaringan mereka sendiri dan akhirnya dihubungkan ke NFS.

Mari terkoneksi dengan internet
Jika Anda ingin terhubung ke internet maka ada banyak cara yang bisa ditempuh. Salah satunya adalah dengan menggunakan jasa ISP atau Internet Service Provider. Untuk bisa terhubung ke ISP maka Anda harus memiliki perangkat-perangkat yang memadai yaitu komputer, modem, network card dan lain sebagainya. Di sisi perangkat lunak maka Anda harus siapkan driver dari modem, driver ethernet card, web browser, e-mail client dan lain sebagainya. Modem adalah perangkat keras yang terhubung dengan jaringan telepon dan nantinya akan terhubung dengan modem yang ada pada sisi ISP. ISP saat ini sudah banyak menawarkan jasa internet tidak hanya melalui jaringan telepon, tapi juga lewat GPRS pada telepon genggam Anda. ISP memberikan berbagai pilihan akses seperti dengan menggunakan dial-up, kabel, broadband satelit atau juga wireless radio. Dalam memilih ISP pertimbangkan berbagai hal, seperti biaya, jangkauan, kecepatan, reliabilitas, support dan juga kemudahan dalam penggunaannya

posted by rizkhey wahyudi @ 1:37 AM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
 
My Menu In Blog's
Previous Post
Archives
Shoutbox

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.

Links
Powered by

Isnaini Dot Com

BLOGGER